ANALIS MARKET (03/9/2019) : Kemungkinan Rupiah Melemah Menuju Kisaran Antara Rp.14.200 - Rp.14.220 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada potensi indeks di bursa Asia hari ini, Selasa (03/9/2019) akan bergerak mixed, terlihat dari indeks futures-nya yang bervariasi dengan kecenderungan turun, terbawa sentimen harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini.

Sementara mata uang kuat Asia, HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini.

“Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.14.200 - Rp.14.220 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut analis Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Selasa (03/9/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti perihal Inflasi bulan Agustus 2019 yang tercatat sebesar 0,12% mom atau 3,49% yoy.

Di tengah musim kemarau panjang, harga bahan makanan justru tercatat deflasi. Deflasi juga terjadi pada Transportasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan.

Sedangkan inflasi tertinggi terjadi pada Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga karena tahun ajaran baru di tingkat pendidikan universitas, dan Sandang karena naiknya harga emas.

Secara kumulatif inflasi  tercatat 2,48% ytd, masih terjaga di kisaran rata-rata 3,5% hingga akhir tahun 2019. 

Sementara dari factor eksternal, dampak perang dagang AS-China mulai terlihat dengan turunnya aktivitas manufaktur di negara-negara utama, seperti; Jepang, China, Taiwan, Korea Selatan, dan India.

PMI sektor manufaktur sudah dibawah level 50 yang artinya kontraksi. Kelesuan ini bisa membuat perlambatan pertumbuhan ekonomi pada tahap berikutnya.