ANALIS MARKET (14/4/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (13/4), IHSG ditutup menguat +41,69 poin (+0,56%) ke level 7.500,19.

IHSG sedang menunjukkan performa yang kuat dengan kenaikan empat hari beruntun sebesar +7,40%, yang didorong oleh antusiasme investor terhadap pembagian dividen dan kenaikan harga saham perusahaan-perusahaan besar.

Kondisi ini diperkuat oleh sektor konsumsi domestik yang solid, tercermin dari pertumbuhan penjualan eceran sebesar 6,5% ke level 232,7 pada bulan Februari.

Meski demikian, investor perlu tetap waspada terhadap tantangan eksternal; gagalnya kesepakatan damai AS-Iran memicu ketidakpastian global, sedangkan bayang-bayang inflasi di Amerika Serikat membuat bank sentral AS (The Fed) diprediksi akan tetap mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi (hawkish).

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,63%), S&P 500 (+1,02%), & Nasdaq (+1,23%).

Sentimen positif di pasar saham saat ini dipicu oleh melandainya harga minyak mentah dan imbal hasil (yield) obligasi, yang merefleksikan optimisme investor terhadap kelanjutan negosiasi antara AS dan Iran meskipun sempat terjadi kebuntuan serta ancaman blokade minyak oleh Presiden Trump.

Meredanya ketegangan geopolitik ini menjadi angin segar bagi sektor teknologi, yang terbukti dengan lonjakan signifikan pada saham Oracle sebesar lebih dari +12%, serta penguatan di atas +5% pada saham-saham strategis lainnya seperti Palantir, Crowdstrike, dan ServiceNow.

“Pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (14/4).