ANALIS MARKET (23/6/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Negatif

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG kembali bergerak negatif pada perdagangan kemarin (22/6), dengan ditutup di level 6984,31 (-0,85%). Pelemahan disebabkan karena hasil rilis inflasi di beberapa negara maju seperti Kanada dan Inggris yang masih tinggi meskipun tingkat suku bunga disana sudah dinaikkan, sehingga menyebabkan kekhawatiran investor mengenai resesi ekonomi. Sektor-sektor yang menyebabkan pelemahan indeks kemarin yaitu sektor industri dasar (-1,71%), sektor keuangan (-1,45%), dan sektor teknologi (-1,22%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 225,59 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dijual yaitu: BBRI, ANTM, BBNI.

Secara teknikal analis, saat ini, IHSG membentuk pola candle hitam yang membuat IHSG kembali diperdagangkan dibawah level 7000 serta ditutup di bawah MA 5 dan MA 80. Hal ini dapat mengindikasikan pelemahan kembali untuk IHSG yang juga didukung oleh indikator stochastic yang kembali mengalami dead cross. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: STAA, ICBP, PTBA, CPIN, AMRT, INDF, AGII.

Kemudian dari bursa AS, penurunan kembali menyerang indeks-indeks, pasalnya chairman The Fed mengatakan bahwa beliau berkomitmen penuh untuk mengendalikan inflasi walaupun berpotensi menjadi resesi.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia diperdagangkan di zona hijau pada perdagangan pagi hari ini, indeks Nikkei menguat 0,7%, dan indeks Kospi menguat 0,3% pada saat laporan ini ditulis.

Sementara dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan bergerak negatif.

Meski demikian, para investor akan memperhatikan tingkat suku bunga yang akan dipatok oleh Bank Indonesia pada hari ini, yang mana secara konsensus menetapkan akan bergerak naik sebesar 25 bps dan memiliki peluang untuk bergerak positif setelahnya, karena mata uang Rupiah diperkirakan akan menguat.

“IHSG akan bergerak di rentang 6930-7005,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (23/6/2022).