ANALIS MARKET (04/7/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - IHSG melanjutkan penurunan pada perdagangan Jumat (01/7) pekan lalu, ditutup di level 6794,32 (-1,70%). Pelemahan disebabkan karena para investor khawatir dengan kembali meningkatkanya tingkat inflasi secara YoY pada bulan Juni menjadi sebesar 4,35%, sementara konsensus memperkirakan inflasi hanyan mengalami kenaikan sebesar 4,17%. Pelemahan bursa disebabkan oleh beberapa sektor yaitu sektor transportasi dan logistik (-4,31%), sektor industri (-3,02%), dan sektor industri dasar (-2,99%). Investor asing membukukan net sell sebesar Rp 83,91 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual yaitu: BBCA, BBRI, MDKA.

Secara teknikal, menembus level support yang terbentuk di level 6859, selanjutnya diperkirakan akan melanjutkan penurunannya dengan support selanjutnya di level 6732. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: SKRN, TOWR, HEAL, FILM, BBCA, MNCN, BIPI, UNVR.

Kemudian dari bursa AS, seluruh indeks utama mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (01/7) pekan lalu, namun hasil perdagangan selama seminggu pekan lalu maish mencatat penurunan yang cukup dalam. Kini para investor mulai memperhatikan hasil pelaporan keuangan untuk periode kuartal 2.

MARKET OUTLOOK

Pada pagi hari ini, bursa kawasan Asia sudah bergerak positif, indeks Nikkei menguat 0,5%, dan indeks Kospi menguat 0,5% pada saat laporan ini ditulis. Bursa kawasan Asia bergerak menguat meski indeks manufaktur di Jepang menunjukkan pelemahan yang cukup signifikan pada Jumat lalu. Di samping itu, data pengangguran Jepang juga dilaporkan lebih tinggi dari perkiraan.

Dari dalam negeri, pada perdagangan Senin (04/7) pagi ini, IHSG diperkirakan akan turut bergerak menguat melihat prospek penguatan pada bursa AS dan bursa Asia.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6670 – 6900,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (04/7/2022).