ANALIS MARKET (14/1/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak Pada Rentang 6630 – 6680

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG mengalami penguatan pada perdagangan kemarin (13/1), dengan ditutup di level 6658,35 (+0,17%). Penguatan IHSG disebabkan karena arus net buy investor asing yang menopang kenaikan bursa. Disamping itu, para investor masih mencermati kebijakan DMO batubara yang akan direvisi. Sektor yang mendorong kenaikan bursa yaitu sektor infrastruktur (+1,90%), sektor industri (+1,28%), dan sektor material dasar (+0,77%). Investor asing tercatat membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 571,62 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah: BBCA, BBRI, ADRO.

Secara teknikal analis, meski terjadi kenaikan IHSG kemarin, namun secara grafik, terlihat candlestick tidak terjadi kenaikan yang signifikan. Disamping itu, hampir terbentuk pola matching low yang mengindikasi adanya sinyal bullish. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu: INDF, BBYB, TBIG, ADRO, MDKA, BFIN, TNCA, AGRO.

Dari bursa AS, pelemahan terjadi secara serempak pada ketiga indeks disana, hal ini disebabkan karena semakin yakinnya The Fed memberi sinyal untuk bersiap-siap menaikkan tingkat suku bunga pada bulan Maret mendatang. Tentu hal ini direspon negatif, terutama oleh para investor di saham-saham growth, terlihat dari indeks Nasdaq yang mengalami pelemahan paling dalam.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada perdagangan Jumat (14/1) pagi ini, sudah merespon negatif kabar yang kurang mengenakkan pada bursa AS, indeks Nikkei melemah 1,3%, dan indeks Kospi melemah 0,7% pada saat laporan ini ditulis. Ancaman kenaikan tingkat suku bunga memang menjadi sentimen utama saat ini.

Sementara dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan bergerak di zona merah pada hari ini, namun kemungkinan masih ditopang oleh penguatan dari sektor energi karena kembali naiknya harga batu bara yang disebabkan oleh terhambatnya pengiriman kapal keluar terkait masalah izin.

Para investor juga masih menunggu rilis hasil ekonomi neraca perdagangan yang akan diumumkan pada Senin minggu depan.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6630 – 6680,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (14/1/2022).