ANALIS MARKET (18/1/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak di Zona Hijau dengan Rentang Pergerakan 6600 – 6680

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup melemah (-0.72%) pada perdagangan kemarin di level 6645.05. Pelemahan IHSG semakin dalam di sesi 2 perdagangan setelah adanya rilis neraca dagang Indonesia yang masih surplus namun melemah cukup dalam serta di bawah konsensus pasar. Sektor yang mendorong pelemahan bursa yaitu sektor Technology (-4.27%), sektor basic materials (-1.69%), dan sektor infrastruktur (-1.05%). Investor asing membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 284.02 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah: BBRI, BBNI, ARTO.

Adapun secara teknikal analis, IHSG membentuk candle hitam yang tebal namun masih tertahan di MA 20 yang memberikan fase konsilidasi untuk IHSG masih berlanjut, hal ini didukung indicator stochastic yang berada di area netral. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu: WMPP, HOKI, PPRO, BSDE, JSMR, PGAS, SCMA, UNTR, PWON, SMCB.

Dari bursa AS, sedang merayakan Martin Luther King Jr. Day atau sedang adanya libur nasional serta dari bursa AS masih minim sentiment setelah rislisnya laporan keuangan beberapa emiten di Q4/2021 yang kurang memuaskan khusunya di sector finansial dan setelah keluarnya data penjualan ritel AS yang mengecewakan.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada perdagangan Selasa (18/1) pagi ini sudah merespon dengan ceria, saat laporan ini ditulis, index Nikkei 225 sudah di perdagangkan di zona hijau +0.46 sementara index kospi diperdaganagkan di zona hijau +0.16% serta investor di Asia, khususnya China, merespon rilisnya GDP China yang mengalami pelemahan namun pelemahan ini diatas forecast para pelaku pasar, penjualan retail China mengalami pelemahan.

Sementara dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan bergerak di zona hijau pada hari ini, terseret oleh bursa Asia yang sudah di perdagangkan di zona hijau namun masih akan terbatas karena minimnya sentiment setelah rislisnya neraca dagang Indonesia dan para pelaku pasar akan masih menunggu keputusan BI tentang suku bunga.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6600 – 6680,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (18/1/2022).