ANALIS MARKET (19/1/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Bervariasi Cenderung Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup melemah (-0,47%) pada perdagangan kemarin (18/1), di level 6614,06. IHSG sempat melemah cukup dalam namun ada aksi beli yang cukup kuat di sesi 2, para investor merespon kepanikan pemerintah terakit akan adanya lonjakan kasus baru Covid. Sektor yang mendorong pelemahan bursa yaitu sektor Technology (- 2.71%), sektor transportasi dan logistic (-2.29%), dan sektor energy (-1.04%). Investor asing membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 169.96 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah: TLKM, ADRO, AGRO.

Adapun secara teknikal analis, IHSG membentuk candle hitam dengan kaki yang panjang yang mendekati area support hal ini membuat IHSG masih berada di fase sideways dan masih didukung dengan indicator stochastic yang masih berada di area netral. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan, yaitu: WMPP, HOKI, PPRO, BSDE, JSMR, PGAS, SCMA, UNTR, PWON, SMCB.

Dari bursa AS, tiga index utama ditutup kompak di zona merah setelah merayakan libur nasional dengan pelemahan tertinggi di pimpin oleh Nasdaq -2.60%, sector keuangan dan teknologi masih terjadi aksi jual oleh investor setelah rilisnya laporan keuangn sector keuangan yang kurang memuaskan di sisi lain terjadi kenaikan imbal hasil treasury AS dengan tenor 2 tahun yang bersiap menyabut keputusan The Fed yang lebih agresif dalam mengatasi inflasi.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada perdagangan Rabu (19/1) pagi ini sudah merespon di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 sudah di perdagangkan di zona merah -1.55% sementara index Kospi diperdaganagkan di zona merah -0.33%, para investor merespon negative rilisnya data Industrial Production di Jepang di bulan Nov-2021 yang mengalami kenaikan secaraYoY hal ini seharusnya menajdi sinyal postif untuk pertumbuhan ekonomi di Asia khususnya di Jepang.

Sementara dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi cenderung menguat namun akan masih terbatas pada hari ini, setelah pada perdagangan hari kemarin mengalami pelemahan namun di sesi 2 terjadi teknikal rebound dengan adanya aksi beli yang cukup di akhir sesi 2 yang diprediksi akan berlanjut pada hari ini namun masih akan terbatas mengingat masih minimnya sentiment positif dan para investor akan menunggu keputusan BI terkait suku bunga.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6580 – 6650,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (19/1/2022).