ANALIS MARKET (23/3/2020) : Pasar Diperkirakan Kembali Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, paket stimulus fiskal di Amerika Serikat mengalami kebuntuan.

Kaukus Senator Partai Demokrat menolak paket stimulus yang diusulkan oleh Partai Republik karena dianggap terlalu menguntungkan korporasi.

Pemimpin Minoritas Senat, Senator Chuck Schumer (Demokrat, New York) mengatakan, Demokrat menginginkan paket stimulus yang lebih memberi dampak kepada kelompok pekerja serta bantuan khusus kepada tenaga kesehatan. 

Melengkapi aneka perubahan agenda internasional, Komite Olimpiade Internasional sedang mempertimbangkan untuk melakukan penundaan Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo, Jepang.

Menurut rencana semula, Olimpiade akan dimulai pada 24 Juli 2020.

Komite Olimpiade Internasional mengatakan, pihaknya akan berdiskusi dan menelaah keputusan ini lebih lanjut dalam empat pekan ke depan. 

Dari dalam negeri, sejauh ini ada enam emiten BUMN yang telah diizinkan oleh Kementerian BUMN untuk melakukan pembelian kembali saham (buy-back), yakni; BBRI, BMRI, BBNI, TLKM, PTBA, dan JSMR. 

Adapun Nikkei dan Kospi diperdagangan Senin (23/3) pagi ini tercatat masing-masing menguat tipis 0,03% dan melemah 5,7%.

Sedankan pagi ini, Rupiah dibuka melemah sebesar 2,1% menembus level Rp16.300.

Sebelumnya, Indeks futures tercatat turun dalam, dengan Dow Jones turun 5%, S&P 500 turun 4,8%, dan Euro Stoxx melemah 6,6%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan kembali melemah pada hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Senin (23/3/2020). 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.