ANALIS MARKET (26/3/2020) : Pasar Diperkirakan Bergerak Mixed Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, paket stimulus fiskal di Amerika Serikat berhasil disepakati oleh Partai Republik dan Demokrat di Senat Amerika Serikat, setelah sebelumnya mengalami kebuntuan politik.

Sebelumnya, Partai Demokrat meminta stimulus lebih diarahkan kepada warga AS yang paling rentan secara ekonomi di tengah wabah COVID-19 seperti ini. 

Sementara itu, beberapa hari terakhir, Presiden Joko Widodo, Gubernur BI Perry Warjiyo, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terus mengkomunikasikan dan menegaskan berbagai insentif dan stimulus.

Di antara insentif dan stimulus tersebut adalah pelonggaran kredit bagi pengemudi ojek daring / online, subsidi KPR dengan bunga di atas 5%, operasi moneter berkelanjutan untuk menyediakan likuiditas, insentif untuk tenaga medis berupa bantuan tunai berkisar Rp5-15 juta, santunan tenaga medis yang meninggal dalam tugas, bantuan pangan Kartu Sembako, serta jaring pengaman sosial berupa Kartu Pra-Kerja. 

Otoritas Jasa Keuangan juga telah memerintahkan PT Bursa Efek Indonesia untuk melakukan pemendekan waktu perdagangan bursa mulai 30 Maret 2020 menjadi 09.00 – 15.00 (berakhir lebih cepat 1 jam), dengan rincian sesi I pukul 09.00 – 11.30 dan sesi II pukul 13.30 – 15.00. 

Adapun diperdagangan Kamis (26/3) pagi ini, Nikkei tercatat turun 3,9%, KOSPI menguat 0,11%, dan Hang Seng melemah 0,9%.

Sedangkan Rupiah dibuka sedikit menguat menuju level Rp16.250. 

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan bergerak mixed hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Kamis (26/3/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.