ANALIS MARKET (30/3/2020) : Pasar Diperkirakan Kembali Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, Amerika Serikat memperpanjang masa berlaku protokol jaga jarak (physical distancing) sampai dengan akhir April 2020.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan, puncak infeksi dan tingkat kematian akibat pandemi Covid-19 di Amerika Serikat diperkirakan terjadi dalam dua minggu ke depan.

Presiden Trump memperkirakan, setelah 1 Juni nanti, Amerika dapat memasuki masa pemulihan pasca pandemi Covid-19. 

Di Eropa, Spanyol mencatatkan kematian sebanyak 838 kasus pada hari Minggu saja, menjadikan Spanyol sebagai negara dengan jumlah kematian tertinggi kedua setelah Italia.

Secara keseluruhan, terjadi infeksi sebanyak 78 ribu kasus di Spanyol. Hingga Minggu kemarin, terjadi 720 ribu infeksi akibat Covid-19 di seluruh dunia. 

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan surat instruksi kepada pemerintah daerah untuk menghentikan semua proses pengadaan dan pembangunan dalam penggunaan dana alokasi khusus fisik (DAK fisik), kecuali untuk keperluan pendidikan dan kesehatan.

Senin (30/3) pagi ini, Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi direncanakan akan melakukan rapat khusus terkait rencana karantina wilayah. 

“Pasar diperkirakan kembali melemah pada hari ini, mengikuti Nikkei dan Kospi yang pagi ini tercatat masing-masing melemah 4,06% dan 2,96%. Indeks futures beberapa indeks acuan tercatat masih turun, dengan Dow Jones turun 1,6%, S&P 500 turun 1,6%, dan Nasdaq turun 1,5%. Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah menuju Rp16.320,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Senin (30/3/2020). 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.