ANALIS MARKET (29/8/2019) : Rupiah Berpotensi Menguat Menuju Kisaran Antara Rp.14.240 - Rp.14.250 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, Kemungkinan indeks di bursa Asia akan bergerak mixed namun cenderung naik dengan sentimen naiknya indeks di bursa AS semalam ditambah harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. 

Sementara mata uang kuat Asia, yen, Sin dolar dan HK dolar kompak dibuka menguat terhadap US dolar.

“Kemungkinan bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.240 - Rp.14.250 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Kamis (29/8/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti perihal suku bunga simpanan yang mulai turun mengikuti penurunan suku bunga acuan 7DRR yang turun dalam dua bulan terakhir ini.

Sementara suku bunga kredit belum turun. Dengan kondisi ini, NIM bank masih akan tinggi.

Sementara data LPS mencatat kenaikan jumlah rekening 11,7% yoy, dan jumlah simpanan 7,95% yoy. Rekening tabungan mendominasi sebesar 97,14% dari jumlah rekening dengan nilai simpanan sebesar Rp.2.553,4 triliun. 

Indeks Wall Street naik semalam, terbawa naiknya harga minyak mentah. Harga minyak mentah naik 2% dengan turunnya cadangan minyak AS pada akhir pekan lalu.

Kenaikan harga minyak ini juga membuat indeks Baltic yang menjadi acuan mobilitas perdagangan bahan baku melalui laut naik dalam lima tahun terakhir.

“Membaiknya sentimen ini temporer karena ketidakpastian global yang masih tinggi,” jelas Lana.