ANALIS MARKET (19/7/2019) : Pasca Penurunan Suku Bunga Acuan BI, Saham Sektor Perbankan dan Properti Bakal Jadi Katalis Pergerakan Pasar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (18/7), IHSG rebound yang ditopang oleh sektor infrastruktur.

Adapun sector perdagangan yang menjadi JCI’s Top Gainers, yaitu: Basic. Ind (+2.0%), Mining (+0.9%), dan Consumer (+0.6%).

Sedangkan INNI index menguat 0,14%, senada dengan kinerja IHSG, ditopang oleh sahamsaham pertambangan, seperti ANTM (5,6%) dan PTBA (1,8%).

Lebih lanjut riset menyebutkan, diperdagangan kemarin (18/7), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp309 miliar.

Dari sisi global, ekspektasi penurunan suku bunga acuan the Fed membawa berkah bagi pergerakan harga emas.

Selain itu, penguatan harga emas juga ditopang oleh pernyataan Presiden AS terkait dengan tarif tambahan pada barang-barang impor Tiongkok senilai US$325 miliar.

Dari sisi domestik, adanya transaksi crossing shares oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) senilai Rp1,21 triliun merupakan bagian dari rencana MDKA untuk melakukan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).

Disisi lain, Dow Jones ditutup melemah tipis 0,01% ke level 27.222 dipicu oleh keputusan the Fed yang akan lebih agresif dalam menentukan arah kebijakan moneter.

Dari sisi domestik, BI akhirnya memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya (BI 7 D-RRR) sebesar 25 bps menjadi 5,75% guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan moneter BI merupakan sentimen positif bagi penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga 0,16%.

“Hari ini, kami memprediksikan INNI index akan menguat ditopang oleh saham-saham sektor perbankan dan properti pasca penurunan suku bunga acuan BI,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (19/7/2019).