ANALIS MARKET (17/7/2019) : Indeks Diproyeksi Mixed, Investor Cermati Laporan Keuangan Emiten

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (16/7), IHSG ditutup melemah ditekan oleh sektor perbankan dan industri dasar.

Adapun sector perdagangan yang menjadi JCI’s Top Losers, yaitu: Basic Ind (-0.9%), Property (-0.7%), dan Finance (-0.4%).

Sedangkan INNI index menguat 0,14% , berbanding terbalik dengan kinerja IHSG. Penguatan INNI Index ditopang oleh saham-saham di sektor barang kosumsi seperti INDF dan GGRM, masing-masing menguat 1,8%.

Riset juga menyebutkan, diperdagangan kemarin (16/7), IHSG menerima net buy Rp281 miliar.

Dari sisi domestik, pelaku pasar masih menunggu perkembangan mengenai suku bunga acuan 7 Days-Reverse Repo Rate yang akan diumumkan pada Kamis (18/07).

Meski The Fed sudah memberikan sinyal kuat mengenai pemangkasan Fed Funds Rate, Bank Indonesia masih belum merespons sinyal The Fed karena masih mencermati posisi Neraca Pembayaran Indonesia.

Sementara itu, investor domestik mencatatkan net buy di sektor infrastruktur sebesar Rp73 miliar dan pertambangan sebesar Rp30 miliar.

Disisi lain, Dow Jones ditutup melemah 0,09% ke level 27.335 ditekan oleh saham perbankan Wells Fargo yang melemah 3,0% disebabkan prospek perubahan suku bunga oleh Federal Reserve.

Bank Wells Fargo juga mencatatkan adanya penurunan pada pendapatan bunga bersih sebesar Rp216 juta.

Dari sisi domestik, Kementrian Keuangan memproyeksi defisit APBN melebar menjadi 1,93 persen dari PDB.

“Selain itu, saat ini pelaku pasar masih menunggu laporan kinerja semester I- 2019,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (17/7/2019).