ANALIS MARKET (16/5/2019) : Saham Perbankan Diproyeksi Menguat Jelang Pengumuman BI Rate

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (15/5), indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan sangat dalam setelah dirilisnya data perdangangan periode April 2019.

Adapun sector perdagangan yang mengalami Top Losers JCI, yaitu: Basic Industry (-2.4%), Consumer (-1.4%), dan Finance (-1.3%).

Sedangkan INNI Index melemah (-1,45%). Saham PTBA yang merupakan saham pertambangan batu bara melemah (-4,9%) senada dengan pelemahan harga batu bara di bursa ICE Newcastle.

Lebih lanjut, riset juga menyebutkan, diperdagangan kemarin (15/5), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp458 miliar. Sektor perbankan menerima net sell asing terbesar Rp395 miliar.

Di tengah meredanya perang dagang antara US dan Tiongkok, rupiah masih terdepresiasi dan menjadi mata uang terlemah kedua di antara mata uang Asia. Selain itu, Presiden Donald Trump meminta Federal Reserves untuk mengevaluasi dampak kenaikan tarif baru yang ditetapkan oleh Tiongkok terhadap ekonomi US ke depan.

Adapun investor domestik juga mencatatkan net sell pada sektor ritel sebesar Rp107 miliar dan sektor aneka industri sebesar Rp47 miliar.

Sementara itu, Dow Jones ditutup menguat +0,45% ke level 25.648. Sedangkan data pertumbuhan produksi Tiongkok periode April 2019 yang dirilis 15/05/19 hanya mencapai 5,4%, lebih rendah dibanding periode Maret 2019. Hal ini memperkuat kemungkinan Tiongkok meluncurkan stimulus di tengah perang dangang dengan AS.

Dari sisi domestik, data neraca perdagangan periode April 2019 tercatat defisit USD2,5 miliar menyebabkan penurunan optimisme pelaku pasar.

“Hari ini, kami memprediksikan saham perbankan akan menguat, menjelang pengumuman BI terkait suku bunga acuan yang disinyalir belum berubah,” jelas analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (16/5/2019).