ANALIS MARKET (22/5/2019) : IHSG Masih Berpotensi untuk Terkoreksi Dikarenakan Belum Adanya Stabilisasi Politik

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, IHSG kembali ditutup menguat setelah Jokowi resmi diumumkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

Adapun sector perdagangan yang menjadi JCI’s Top Gainers, yaitu: Property (+1.5%), Misc. Industry (+1.4%), dan Agriculture (+1.1%).

Sedangkan INNI Index menguat 0,88% ke level 7.198. Saham ANTM menguat 3,66%, senada dengan penguatan perdana harga emas commodity exchange setelah keok oleh pukulan perang dagang AS-Tiongkok.

Lebih lanjut riset mengungkapkan, diperdagangan kemarin (22/5), investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp643 miliar. Sektor perbankan menerima net sell terbesar mencapai Rp379 miliar.

Investor asing terlihat masih belum selesai melakukan aksi jual terhadap IHSG. Hal ini disebabkan oleh pelemahan rupiah yang signifikan membuat investor asing berpotensi untuk menanggung kerugian kurs.

Adapun Investor domestik mencatatkan net sell pada sektor agrikultur sebesar Rp743 miliar dan sektor aneka industri sebesar Rp23 miliar.

Disisi lain, Dow Jones ditutup menguat 0,77% ke level 25.877 didorong oleh saham-saham perusahaan teknologi. Hal ini disebabkan lantaran AS telah melonggarkan pembatasan terhadap perusahaan China Huawei Technologies Co Ltd.

Keputusan ini dianggap mampu untuk mengurangi kekhawatiran investor terhadap tekanan kinerja perusahaan teknologi kedepannya.

Sementara itu, dari sisi domestik, pada tanggal 21/05, komisi pemilihan umum (KPU) telah resmi memutuskan pasangan Joko Widodo- KH Ma’ruf Amin sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 .

“IHSG merespon positif hasil tersebut dan seluruh sektor menguat, namun IHSG masih berpotensi untuk terkoreksi dikarenakan belum adanya stabilisasi politik,” jelas analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (22/5/2019).