ANALIS MARKET (24/5/2019) : Stabilnya Kondisi Politik Dalam Negeri Berpotensi Memperkuat Rupiah dan IHSG Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (23/5), IHSG ditutup menguat ditopang oleh sektor perbankan.

Adapun sector perdagangan yang menjadi JCI’s Top Gainers, yaitu: infrastructure (+2.8%), Finance (+2.1%), dan Basic Industry (+1.8%).

Sedangkan INNI Index mengalami penguatan senada dengan kinerja IHSG, yang ditopang oleh saham INTP yang menguat +3,9% setelah perseroan memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp1,13 Triliun.

Riset juga menyebutkan, diperdagangan kemarin (23/5), investor asing mencatatkan net sell Rp546 miliar dengan net sell asing terbesar Rp218 miliar dibukukan oleh sektor perbankan.

IHSG berhasil bangkit dari pelemahannya, berbanding terbalik dengan indeks saham yang ada di bursa Asia.

Selain itu, hasil pilpres membuat rupiah terapresiasi. Investor domestik mencatatkan net buy di semua sektor dengan sektor perbankan menerima net buy Rp180 miliar.

Disisi lain, semalam (23/5), Dow Jones ditutup melemah sangat dalam -1,11% ke level 25.490.

Dari sisi global, Tiongkok sangat kecewa dengan kebijakan AS yang memasukkan Huawei ke dalam blacklist perdagangannya sehingga membuat Tiongkok berpikir ulang mengenai rencana negosiasi dengan AS.

Imbas perang dagang juga terlihat pada harga minyak dunia Brent yang melemah -4,32%.

Dari sisi domestik, stabilnya kondisi keamanan dan politik setelah usai kerusuhan 22 Mei berpotensi memperkuat rupiah dan IHSG hari ini.

“Hari ini, kami memprediksikan INNI Index akan menguat didorong oleh saham-saham konstruksi,” jelas analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (24/5/2019).