ANALIS MARKET (14/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (13/1/2022), IHSG ditutup menguat 11,29 poin (+0,17%) ke level 6.658,35.

IHSG berhasil mengalami teknikal rebound setelah melemah pada sesi pertama perdagangan kemarin.

Di saat yang sama, pelaku pasar sudah mengantisipasi arah kebijakan The Fed sehingga tidak ada kejutan yang membuat pasar tertekan.

Sebelumnya, Ketua Bank Sentral AS, Jerome Powell, menegaskan bahwa otoritas moneter akan melakukan tapering serta menaikkan suku bunga.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam ditutup melemah seiring pelaku pasar terus mencerna angka inflasi baru, yang memperkuat The Fed tidak perlu menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diumumkan sebelumnya.

Pada saat yang sama, klaim pengangguran awal naik di minggu pertama tahun ini ketika penyebaran Omicron mulai mengganggu aktivitas tetapi tetap dalam level yang konsisten dengan pasar kerja yang sehat.

Di sisi perusahaan, saham Boeing naik lebih dari +2% setelah Bloomberg melaporkan jet 737 MAX siap untuk melanjutkan penerbangan komersial di China bulan ini.

Di saat yang sama, maskapai Delta naik +1,8% setelah pendapatan perusahaan mengalahkan perkiraan. Sementara itu, saham berkapitalisasi besar seperti Tesla dan Microsoft terkoreksi -7% dan - 4%.

DJIA (-0,49%), S&P 500 (-1,42%), dan Nasdaq (-2,51%).

“Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data domestik seperti Laporan Survei Kegiatan Dunia Usaha Q4-2021 dan Prompt Manufacturing Index Q4-2021,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (14/1/2022).