ANALIS MARKET (18/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (17/1/2022), IHSG ditutup melemah 48,35 poin (-0,72%) ke level 6.645,05.

IHSG melemah seiring kekhawatiran peningkatan kasus Covid-19 Indonesia yang menunjukkan tren kenaikan.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi menyampaikan, puncak kasus omicron di RI diperkirakan 35-36 hari lagi.

Kemarin, rilis Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (Nov-2021) tercatat sebesar US$416,4 miliar, sebelumnya sebesar US$422,3 miliar (Okt-2021).

Selain itu, data Neraca Perdagangan Indonesia (Dec-2021) tercatat surplus sebesar US$1,02 miliar, turun dari surplus neraca US$3,51 miliar (Nov2021).

Sementara itu, Wall Street tadi malam tidak ada perdagangan karena adanya Hari Libur Martin Luther King, Jr.

Minggu sebelumnya Wall Street ditutup variatif setelah laporan pendapatan yang beragam membebani bank-bank besar, data ekonomi mengecewakan dan pelaku pasar tetap khawatir tentang pengetatan The Fed yang lebih agresif seiring penyebaran covid-19 Omicron.

Sebelumnya, DJIA (- 0,56%), S&P 500 (+0,08%), dan Nasdaq (+0,59%).

“Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan Indonesia (Des2021),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (18/1/2022).