ANALIS MARKET (25/01/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (22/1/2021), IHSG ditutup melemah 106,77 poin (-1,67%) ke 6.307,13.

IHSG melemah dua hari berturut-turut didorong aksi profit taking pelaku pasar pasca gagal menembus resisten dilevel 6.500.

Di saat yang sama, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali yang kembali diperpanjang 2 pekan hingga 8 Februari 2021 mendatang menjadi sentimen pemberat.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan akhir pekan lalu (22/01), ditutup variatif seiring kekhawatiran pelaku pasar akan terus meningkatnya kasus harian Covid-19 di AS sehingga menghambat pemulihan ekonomi.

Di saat yang sama, Joe Biden mendorong adanya stimulus tambahan senilai US$1,9 triliun.

DJIA (-0,57%), S&P 500 (-0,30%), dan Nasdaq (+0,09%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan seiring makin intensifnya lockdown dibeberapa negara seperti Jerman, Inggris hingga ke Hong Kong untuk menekan panyebaran Covid-19. Bank Sentral Eropa (ECB) memperingatkan bahwa kawasan euro menuju resesi lebih dalam,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (25/01/2021).