ANALIS MARKET (28/01/2021) : IHSG Masih Cenderung Mengalami Tekanan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (27/01/2021), IHSG ditutup melemah 31 poin (-0,51%) ke level 6.109,17.

IHSG melanjutkan pelemahan 5 hari beruntun seiring tingginya tekanan jual di pasar, pasalnya kasus positif covid-19 Indonesia telah tembus 1 juta.

Kemarin (27/01), Presiden Jokowi telah menerima suntikan vaksin untuk dosis kedua vaksin covid-19 sebagai bagian dari program vaksinasi nasional.

Di saat yang sama, kasus korupsi BPJS Ketenagakerjaan yang sedang diusut Kejagung ikut menjadi kekhawatiran pelaku pasar.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (27/01), ditutup melemah karena pendapatan yang mengecewakan dan perdagangan spekulatif memicu kekhawatiran atas gelembung di sektor teknologi.

Di sisi perusahaan, saham Boeing turun lebih dari 4% setelah laporan pendapatannya menunjukkan rekor kerugian bersih di tengah pandemi.

Sementara itu, saham AMD dan Starbucks anjlok 6% meski mengalahkan ekspektasi.

Di sisi kebijakan, Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah mendekati nol dan mempertahankan program pembelian aset dengan pembelian setidaknya US$120 miliar sebulan.

DJIA (-2,05%), S&P 500 (-2,57%), dan Nasdaq (-2,61%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG masih cenderung mengalami tekanan seiring masih banyaknya sentimen negatif di pasar,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (28/01/2021).