ANALIS MARKET (26/01/2021) : IHSG Memiliki Ruang untuk Mengalami Teknikal Rebound

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (25/1/2021), IHSG ditutup melemah 48,56 poin (-0,77%) ke 6.258,57.

IHSG melemah seiring diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa dan Bali hingga 8 Februari 2021.

Dari eksternal, banyak negara makin intensif menerapkan lockdown seperti Jerman, Inggris hingga ke Hong Kong untuk menekan penyebaran Covid-19, sehingga pemulihan ekonomi akan semakin lama.

Di saat yang sama, Bank Sentral Eropa (ECB) memperingatkan bahwa kawasan euro menuju resesi yang lebih dalam.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (25/01), ditutup variatif dengan pendorong penguatan saham-saham teknologi.

Pelaku pasar sedang mencermati rilis laporan keuangan terutama emiten Big Tech.

Pada hari Senin (25/01), saham Apple mendorong Nasdaq lebih tinggi.

Di sisi fiskal, negosiasi berlanjut ketika Presiden Joe Biden mencoba mendorong program stimulus US$1,9 triliun yang ditentang oleh banyak anggota Kongres dari Partai Republik.

Di sisi pandemi, tren rawat inap terus menurun pada tingkat yang sangat lambat dan vaksinasi diluncurkan seperti yang diharapkan.

DJIA (-0,12%), S&P 500 (+0,36%), dan Nasdaq (+0,69%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG memiliki ruang untuk mengalami teknikal rebound pasca penurunan yang cukup dalam selama tiga hari berturut-turut. Dari sisi fiskal, Menteri Keuangan, Sri Mulyani sedang mempersiapkan aturan perpajakan khusus untuk menambah daya tarik SWF (Sovereign Wealth Fund),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (26/01/2021).