TPIA Tambah Utang Rp2,9 Triliun Dari DBS Bank

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mendapat pinjaman pembiayaan senilai USD195 juta atau setara dengan Rp2,9 triliun dari Bank DBS.

Pinjaman itu untuk mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan dalam bentuk Trade Financing dan Revolving Credit Facility (RCF).

Direktur Keuangan TPIA, Andre Khor menyatakan, bahwa pinjaman ini sebagai bentuk dukungan kepada Chandra Asri sebagai nasabah korporasi jangka panjang Bank DBS dalam menghadapi situasi saat ini.

“Salah satunya melalui bantuan pembiayaan yang kami berikan untuk dapat tetap mengembangkan bisnis mereka,” kata dia dalam siaran pers, Selasa (21/7/2020).

Ia menambahkan, sejak Mei lalu, perseroan telah menggunakan layanan perbankan korporasi digital dari Bank DBS, yakni DBS RAPID (Real Time Application Programming Interface) yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keuangan perseroan.

“Di masa sulit seperti ini, perseroan memanfaatkan digitalisasi proses transaksi perbankan agar dapat tetap mengedepankan aspek keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan operasional bisnis,” ujar dia.

Untuk diketahui, utang bank dan obligasi emiten petrokimia itu pada akhir Maret 2020 mencapai USD794,86 juta.