ANALIS MARKET (12/10/2020) : Pasar Diperkirakan Melemah Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;

1.Presiden AS, Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa dia telah pulih sepenuhnya dari COVID-19 dan tidak berisiko menginfeksi orang lain. Hal ini membebaskannya untuk kembali mengadakan kampanye selama minggu-minggu terakhir Pemilihan Umum. Di sisi lain, Pemerintahan Trump pada hari Minggu meminta Kongres untuk meloloskan RUU bantuan virus korona yang menggunakan dana sisa dari program pinjaman usaha kecil yang kedaluwarsa karena negosiasi tentang paket yang lebih luas menemui hambatan.

2.Pemprov DKI Jakarta mengumumkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan kembali dilonggarkan dengan status transisi mulai Senin, 12 Oktober 2020. Beberapa aktivitas sosial di ruang publik kembali dibuka, salah satunya adalah bioskop. Keputusan ini diumumkan lewat keterangan tertulis di situs Pemprov DKI. Mereka menyatakan adanya pelambatan kenaikan kasus positif dan kasus aktif meski masih terjadi peningkatan penularan.

3.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, Indonesia akan mendapatkan 100 juta dosis vaksin Covid-10 dari hasil kerja sama dengan perusahaan asal Inggris AstraZeneca. Ini menjadi bagian dari upaya merealisasikan target vaksinasi Covid-19 terhadap sekitar 160 juta orang yang telah ditetapkan pemerintah.

4.Diperdagangan hari ini, Senin (12/10), pasar diperkirakan melemah hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,44%. Sedangkan Kospi menguat 0,3%. Di sisi lain, terdapat sentimen negatif dari indeks futures di Amerika Serikat yang tercatat melemah bersamaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,26%, 0,22% dan 0,03%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan melemah hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Senin (12/10/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.