ANALIS MARKET (21/8/2019) : Kemungkinan Rupiah Melemah Menuju Kisaran Antara Rp.14.270 - Rp.14.290 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada potensi indeks di bursa Asia akan turun hari ini, Rabu (21/8/2019), terlihat dari indeks futures-nya yang hampir semuanya ‘merah’ ditambah sentiment dari bursa global yang kompak turun semalam walaupun harga minyak mentah dibuka naik pagi ini.

Sementara mata uang kuat Asia, yen, dan Sin dolar kompak dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini.

“Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.14.270 - Rp.14.290 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Rabu (21/8/2019). 

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 11/PRT/M/2019 untuk sektor properti terkait PPJB Rumah, diantaranya jika ada keterlambatan membangun, meneken PPJB, dan AJB maka konsumen dapat membatalkan pembelian dan pengembang wajib mengembalikan seluruh biaya pembelian kepada konsumen.

Jika konsumen membatalkan pembelian, maka pengembang bisa mengembalikan uang dengan memotong 10% dari pembayaran yang telah diterima ditambah biaya pajak. 

“Aturan baru ini dinilai memberatkan pengembang, dan berpihak pada konsumen,” ungkap Lana. 

Sementara dari eksternal, Pasar global kembali terkoreksi khawatir akan potensi pelonggaran kebijakan moneter bank sentral utama dunia sebagai upaya menghadapi perlambatan ekonomi global.

Adapun pelaku pasar menunggu pidato Gubernur The Fed, Jerome Powell pada Jumat akhir pekan ini terkait kebijakan moneter The Fed.