ANALIS MARKET (13/10/2020) : Pasar Diperkirakan Melemah Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Selasa (13/10), antara lain;

1.Dari Pemilu Amerika Serikat, Mantan Wakil Presiden Joe Biden mendominasi Presiden Donald Trump dalam jajak pendapat terbaru. Jajak pendapat ABC News/Washington Post yang dirilis pada hari Minggu menunjukkan Biden memimpin Trump dengan margin 55% hingga 43% di antara calon pemilih. Jajak pendapat tersebut adalah jajak pendapat nasional berkualitas tinggi ketiga yang diterbitkan minggu ini yang membuat Biden naik setidaknya 10 poin dan di atas 50%. Dua lainnya berasal dari CNN/SSRS dan Fox News.

2.Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) disusun agar Indonesia bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). Pasalnya, pada saat UU ini nanti dijalankan, Indonesia bisa menjadi negara yang efisien dan memiliki regulasi yang sederhana. Sebelumnya, pada konferensi pers APBN Selasa (22/9), Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal III-2020 mengalami kontraksi kisaran 2,8% hingga 1%. Sedangkan keseluruhan tahun ini, diperkirakan pertumbuhan ekonomi RI kontraksi 0,6% hingga 1,7%.

3.Bank Indonesia (BI) diprediksi mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate yakni 4% dalam rapat dewan gubernur (RDG) bulan ini. Berdasarkan konsensus Bloomberg, mayoritas ekonom memprediksi suku bunga acuan tetap. Dari 22 ekonom, hanya 2 ekonom yang memproyeksi suku bunga acuan turun ke level 3,75%.

4.Pada 30 menit perdagangan di Selasa (13/10) pagi ini, indeks Nikkei 225 melemah tipis sebesar 0,01%, sementara Kospi melemah 0,15%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat tercatat juga melemah bersamaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,39%, 0,39% dan 0,31%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan melemah hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Selasa (13/10/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.