ANALIS MARKET (08/4/2019) : Rupiah Berpotensi Menguat Menuju Kisaran Antara Rp.14.100 - Rp.14.130 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, sebagian besar indeks futures di  bursa Asia tercatat ‘hijau’ indikasi ada potensi naiknya indeks di bursa Asia hari ini, Senin (08/4/2019), terbantu dengan sentimen positif dari naiknya indeks di hmapir semua bursa global  ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini.

Adapun mata uang kuat Asia, yen dan HK dolar dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini.

“Kondisi ini bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini, menuju kisaran antara Rp.14.100 - Rp.14.130 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut analis Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Senin (08/4/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun pada Maret 2019 menjadi 124,5. Penurunan ini terjadi selama tiga bulan berturut-turut. Turunnya IKK efek dari turunnya IKE dan IEK. 

Turunnya IKE terutama karena kekawatiran terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pembelian barang tahan lama, walaupun penghasilan saat ini masih naik. Dikawatirkan, turunnya IKE ini membuat penjualan ritel juga turun, dan efeknya pada Konsumsi Rumah Tangga dan pertumbuhan ekonomi Q1-2019.

Sementara dari eksternal, tingkat pengangguran di AS pada Maret 2019 tercatat 3,8%, tetap dibandingkan Februari 2019.

Sebelumnya, jobless claims per 30 Maret 2019 tercatat paling rendah sejak minggu 6 Desember 1969. Non-farm payroll Maret juga naik.

Data ketenagakerjaan yang masih kuat ini membuat The Fed masih pertahankan suku bunga 2,25% - 2,5%.