ANALIS MARKET (16/10/2020) : Pasar Diperkirakan Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Jumat (16/10), antara lain;

1.Kamis (15/10) kemarin, Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin mengatakan, bahwa paket belanja stimulus baru sulit untuk disahkan Kongres sebelum pemilihan presiden (pilpres) 3 November 2020. Dengan Kondisi pilpres semakin dekat, kubu Demokrat dan Republik terus saja berdebat berapa total biaya yang akan dibelanjakan dan dalam bentuk apa. Walau begitu, kata dia, negosiasinya terus berlanjut.

2.Dari Pemilihan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan penantangnya Joe Biden akan berpartisipasi dalam persaingan Balai Kota pada Kamis (15/10), alih-alih bersaing secara tatap muka dalam debat kedua mereka. Sebelumnya, debat presiden kedua dibatalkan setelah Trump keberatan dengan format virtual yang diumumkan oleh Komisi Debat Presiden yang diajukan menyusul diagnosis positif virus corona. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/10), pukul 8 malam waktu setempat.

3.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada September 2020 mengalami surplus hingga US$ 2,44 miliar dan merupakan surplus kelima kalinya secara berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus ini terjadi pada saat sisi ekspor maupun impor tumbuh signifikan secara bulanan yaitu ekspor naik 6,97% menjadi US$ 14,01 miliar dan impor meningkat 7,71% menjadi US$ 11,57 miliar

4.Diperdagangan Jumat (16/10) pagi ini, indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,13%. Sedangkan Kospi menguat 0,37%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat tercatat menguat bersamaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,20%, 0,27% dan 0,37%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan mixed hari ini selagi memperhatikan debat kedua Pemilihan Presiden Amerika Serikat,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Jumat (16/10/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.