ANALIS MARKET (29/1/2019) : Pasar Obligasi Diprediksi Melemah, Faktor Eksternal Jadi Katalis

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pasar obligasi kemarin (28/1) masih mengalami pelemahan dibandingkan hari sebelumnya namun tidak banyak.

Menurut analis fixed income Pilarmas Investindo Sekuritas, melemahnya pasar obligasi lebih kepada faktor eksternal yang dimana pada pekan ini cukup banyak sentimen untuk dinantikan.

“Pagi ini pasar obligasi masih akan diperkirakan melemah dengan potensi melemah terbatas. Kehadiran lelang akan membuat pasar obligasi menjadi melemah yang diakibatkan tingginya permintaan imbal hasil oleh para pelaku pasar dan investor,” sebut analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (29/1/2019).

Ditambahkan, arah berikutnya dari pasar obligasi akan ditentukan dari hasil lelang hari ini.

Adapun lelang kali ini berpotensi untuk diramaikan oleh para pelaku pasar dan investor mengingat lelang hari ini merupakan semua seri dari obligasi benchmark tahun ini.

“Tentu hal ini akan menjadi sesuatu yang amat dinanti bagi para pelaku pasar dan investor untuk mendapatkan obligasi dengan yield yang menarik,” ungkap analis Pilarmas Investindo Sekuritas. 

Bond News

Wijaya Karya merencanakan untuk menerbitkan obligasi perpetual bond di akhir 2019. (Bloomberg)

Bank Mandiri akan menerbitkan obligasi Global MTN senilai US$ 1 – 2 M. Melalui penerbitan ini, Bank Mandiri berharap Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank Mandiri bisa mencapai 91%-93%. (Bloomberg)

PT Indosat Tbk (ISAT) merealisasikan rencana ekspansinya mulai tahun ini. Sebagai permulaan, perusahaan ini menerbitkan surat utang dengan plafon maksimal Rp 10 triliun. (Kontan)

Global Economics Calendar

Euro M3 Money Supply YoY naik dari sebelumnya 3.7% menjadi 4.1%. (Bloomberg)

China Industrial Profit YoY turun dari sebelumnya -1.8% menjadi -1.9%. (Bloomberg)

Japan PPI Services YoY turun dari sebelumnya 1.2% menjadi 1.1%. (Bloomberg)