ANALIS MARKET (23/3/2018) : Kuatir Perang Dagang AS-China, IHSG Berpotensi Bergerak Turun Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, pagi ini Pemerintah China merespon kebijakan Trump dengan pengajuan daftar atas 128 produk impor dari Amerika. Bursa kawasan regional diperdagangkan turun.

Sebelumnya, Dow Jones turun 2.9% pada level 23,957.9 dengan EIDO turun 3.6% pada level 26.58 semalam (22/3), seiring kebijakan Presiden Trump atas tarif senilai US$ 60 Miliar yang akan dikenakan atas impor dari China.

Sementara itu, secara teknikal, Candlestick indeks harga saham gabungan (IHSG) membentuk pola bearish engulfing kemarin (22/3), sehingga berpotensi kembali melanjutan pelemahan hari ini.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG bergerak menurun hari ini, seiring kekuatiran pasar atas perang dagang yang dipicu kebijakan Pemerintah Amerika,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Jumat (23/3/2018).

Lebih lanjut, riset Kiwoom juga menyebut beberapa aksi korporasi yang layak dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;

KLBF - Bisnis nutrisi 
PT Kalbe Farma (KLBF) berencana memperkuat kategori produk nutrisi dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua mitra bisnis asal Selandia Baru, Fonterra dan Westland Milk Product. Kerjasama tersebut akan menghasilkan produk baru Serta KLBF aakn mengolah produk baru di pabrik Cikampek dan Sukabumi (Jawa Barat). Perusahaan ini akan memasarkan di pasar lokal dan ekspor. 

MCAS - Tambah kios digital 
PT M Cash Integrasi (MCAS) dan PT Kawan Lama Sejahtera berkolaborasi untuk pengadaan kios digital dengan nama KL Kiosk di sejumlah gerai Ace Hardware dan Informa. Kerjasama ini diharapkan mendukung target perseroan untuk penambahan 8,000 unit kios digital hingga akhir tahun 2018. Dalam tahap awal perseroan akan menyediakan KL Kiosk di 40 gerai Ace Hardware dan 20 gerai Informa. 

PWON - Belanja modal 
PT Pakuwon Jati (PWON) menganggarkan belanja modal antara Rp 2 Triliun - Rp 2.3 Triliun pada tahun ini dibandingkan anggaran belanja modal sekitar 2.05 Triliun pada tahun lalu. Dana belanja modal untuk membiayai konstruksi proyek Kota Kasablanka Tahap 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall extention dan pembebasan tanah. PWON juga menargetkan marketing sales Rp 2.6 Triliun pada tahun ini. 

WTON - Rencana penjualan treasury stock 
PT Wijaya Karya Beton (WTON) akan menjual saham simpanan (treasury stock) untuk tambahan modal kerja maupun pendanaan investasi. Jumlah treasury stock WTON mencapai 377.17 juta atau sekitar 4.33% dari modal. Manajemen memperkirakan bisa mendapatkan Rp 250 MIliar-Rp 350 Miliar dari penjualan treasury stock sehingga WTON akan menjual saham simpanan pada harga Rp 650-Rp 800 per saham. Batas waktu penjualan treasury stock akan berakhir pada November 2018 dan dapat diperpanjang hingga November 2019.