ANALIS MARKET (29/3/2018) : IHSG Diperdagangkan Mixed Cenderung Menurun Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, Bursa regional diperdagangkan mixed pagi ini menjelang libur panjang akhir pekan.  

Bursa Eropa dan Amerika diperdagangkan mixed menjelang libur Paskah. Dow Jones turun 9 poin ditutup pada level 23,848 semalam (28/3) dibayangi sentimen negatif saham sektor teknologi.  

Sebelumnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun dibawah level terendah sebelumnya dan berpotensi mengalami koreksi lanjutan. 

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG diperdagangkan mixed cenderung menurun hari ini seiring masih cukup tingginya minat jual investor asing menjelang libur Paskah,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Kamis (29/3/2018).

Lebih lanjut, riset Kiwoom juga menyebut beberapa aksi korporasi yang layak dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;

ADRO- Akuisisi saham Rio Tinto 
PT Adaro Energy (ADRO) bersama EMR Capital akan mengakusisi 80% saham Rio Tinto di tambang Kestrel (Australia). Dalam perjanjian disebutkan, kedua perusahaan tersebut akan mengakusisi tambang tersebut dengan nilai total US$ 2.25 Miliar. Tambang Kestrel terletak di cekungan Bowen, salah satu wilayah utama batu bara metalurgi di dunia. Pada tahun lalu tambang kestrel memproduksi batu bara kokas keras sebanyak 4.25 juta ton dan memiliki cadangan yang dapat dipasarkan sebanyak 146 juta ton. 

ANTM- Rencana ekspansi 
PT Aneka Tambang (ANTM) tengah menjajaki bisnis produksi baterai untuk kendaraan listrik berbahan nikel berkadar rendah untuk kendaraan listrik. Perseroan melakukan penjajakan ini setelah melihat peningkatan pemanfaatan nikel laterite ore oleh Posco New Nickel Extraction Process (Posnep). Pengolahan nikel menjadi baterai ini akan memberikan nilai tambah yang besar bagi perusahaan. 

ARNA - Rencana ekspansi 
PT Arwana Citramulia (ARNA) memiliki tiga program untuk mendukung realisasi target penjualan tahun ini. ARNA akan menambah daerah distribusi, peluncuran produk baru, serta pengembangan pasar ekspor. Tiga daerah distribusi produk keramik baru berada di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Ambon (Maluku) dan Kupang (Nusa Tenggara Timur).

Sementara terkait peluncuran produk keramik baru, ARNA akan merilisi keramik tipe Arwana berukuran 25cm x 50 cm dengan segmen pasar menengah bawah. Selain itu, ARNA juga memprouksi keramik tipe Uno berukuran 20 cm x 60 cm dengan segmen kelas menengah atas.

Di pasar ekspor, ARNA menargetkan beberapa negara potensial dengan target kontribusi pasar ekspor sebesar 2% dari keseluruhan penjualan. 

CPIN- Kinerja FY 2017 
PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) membukukan kenaikan laba bersih FY 2017 sebesar 12%Yoy menjadi Rp 2.4 Triliun Vs Rp 2.2 Triliun pada FY 2016 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 29% menjadi Rp 49.36 Triliun. Laba usaha tercatat turun 16%Yoy menjadi Rp 3.7 Triliun pada FY 2017. 

RALS - Belanja modal 
PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS) menganggarkan belanja modal Rp 300 Miliar. Sekitar Rp 150 Miliar - Rp 175 Miliar untuk menambah gerai baru dan sisanya untuk mengubah konsep gerai lama dan untuk merawat gerai yang sudah ada. 

TOBA- Kinerja FY 2017 
PT Toba Bara Sejahtra (TOBA) membukukan kenaikan laba besih FY 2017 sebesar 184%Yoy menajdi US$ 41.36 Juta Vs US$ 14.5 Juta pada FY 2016 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 77% menjadi US$ 94.1 Juta. Laba operasi tercatat naik 113%Yoy menjadi US$ 64.1 Juta pada FY 2017.