Gandeng Enam Kementerian/Lembaga Baru, Satgas Waspada Investasi Perkuat Diri

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi akan menggandeng enam Kementerian/Lembaga baru untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan investasi tanpa izin yang saat ini semakin marak terjadi di masyarakat.

Enam Kementerian/Lembaga baru itu adalah;

  1. Bank Indonesia;
  2. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia;
  3. Kementerian Agama Republik Indonesia;
  4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia;
  5. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia;dan
  6. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan,

Sementara Kementerian/Lembaga yang sudah bergabung dalam Satgas Waspada Investasiadalah:

  1. Otoritas Jasa Keuangan;
  2. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia;
  3. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia;
  4. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia;
  5. Kejaksaan Republik Indonesia;
  6. Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan
  7. Badan Koordinasi Penanaman Modal,

Tambahan enam Kementerian/Lembaga ini akan memperkuat Satgas dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan mengurangi jumlah kegiatan investasi tanpa izin.

Keputusan perluasan anggota Satgas Waspada Investasi ditetapkan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2012 - 2017, Muliaman D Hadad sebagai tanggapan dari semakin maraknya penawaran investasi tanpa ijin di masyarakat serta sebagai upaya meningkatkan perlindungan kepada masyarakat.

Keikutsertaan enam Kementerian/Lembaga dalam keanggotaan Satgas Waspada Investasi sangat berkaitan dengan tugas masing-masing lembaga dalam pencegahan dan penanganan investasi ilegal.

Dalam penanganan investasi ilegal, Bank Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan sangat terkait dengan penegakan hukumuntuk penanganan dugaan fraud.

Sedangkan dalam aspek pencegahan atau preventif, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia akan melakukan edukasi,sosialisasi, dan koordinasi.

Selanjutnya, perluasan dan penguatan keanggotaan Satgas Waspada Investasi tersebut akan diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi oleh 13 Pimpinan Kementerian/Lembaga sebagai komitmen bersama dalam menangani investasi ilegal.