Pemerintah Optimis Investasi di RI Naik 7 Persen Secara Tahunan, Nilainya Rp497 Triliun
Pasardana.id – Pemerintah optimis bahwa realisasi investasi pada triwulan I tahun 2026 mencapai sekitar Rp497 triliun, atau tumbuh sekitar tujuh persen secara tahunan.
Hal tersebut diungkap Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (14/4).
Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan, capaian ini sejalan dengan target yang telah ditetapkan.
"Insya Allah target yang dicanangkan oleh pemerintah pada triwulan pertama ini bisa kami capai, yaitu sebesar Rp497 triliun," kata Rosan.
Ia juga menambahkan, investasi tersebut diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja sekitar 627 ribu orang atau meningkat 5,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Disampaikan Rosan, target investasi nasional pada 2026 ditetapkan sebesar Rp2.041,3 triliun sesuai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi menuju delapan persen dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Menurut dia, kontribusi investasi dari sektor hilirisasi masih cukup besar, yakni sekitar 30 persen dari total investasi yang masuk ke Indonesia.
"Hilirisasi masih menjadi salah satu kontribusi yang besar, kurang lebih 30 persen dari seluruh investasi yang ada dan yang masuk ke Indonesia," ujar dia.
Untuk itu, dirinya kembali menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperkuat berbagai kebijakan untuk menjaga momentum pertumbuhan investasi guna mendukung pencapaian target ekonomi nasional.
"Kami mencoba selalu mengurangi faktor ketidakpastian dan ini berdampak positif terhadap minat investasi yang tetap tinggi," tukasnya.

