Credit Suisse: Kekayaan Rumah Tangga di Indonesia Capai US$1,8 Triliun

foto: istimewa

Pasardana.id - Data Global Wealth Report 2017 yang dipublikasikan Credit Suisse Research Institute menemukan kekayaan global meningkat sebesar 30% sejak krisis keuangan global dimulai 10 tahun lalu.

Dalam 12 bulan sampai pertengahan 2017, kekayaan global tumbuh lebih cepat dibandingkan beberapa tahun terakhir, dengan rata-rata kekayaan per orang dewasa mencapai rekor tertinggi baru.

Dalam rilisnya hari ini (Kamis, 23/11/2017) Credit Suiise menyampaikan beberapa temuannya di Indonesia. Antara lain:

  1. Kekayaan rumah tangga di Indonesia tumbuh 4,4% menjadi US$1,8 triliun. Angka ini diproyeksikan akan meningkat 8,7% per tahun dalam lima tahun ke depan sehingga mencapai US$2,8 triliun pada tahun 2022.
  2. Diukur dalam Rupiah, kekayaan per orang dewasa telah naik lebih dari enam kali lipat selama periode 2000-2017 menjadi US$11.000. Depresiasi nilai tukar sebesar 32% sejak tahun 2010 telah menyebabkan kekayaan per orang dewasa naik lebih lambat dalam ukuran dolar AS. Namun, kekayaan per orang dewasa dalam dolar AS telah meningkat lebih dari empat kali lipat sejak tahun 2000.
  3. Di Indonesia, 88% aset kotor merupakan aset riil. Utang pribadi rata-rata hanya menyumbang 7% aset kotor di Indonesia.
  4. Pada tingkat kekayaan yang lebih tinggi, ada sekitar 111.000 jutawan dengan harta diukur dalam dolar AS dan 868 individu berkekayaan bersih ultra tinggi (Ultra High Net Worth Individual/UNHWI), dan angka ini diperkirakan akan meningkat lebih dari 10% setiap tahunnya dalam lima tahun ke depan menjadi 180.000 jutawan dan lebih dari 1.400 UNHWI pada tahun 2022.

Menurut Global Wealth Report edisi kedelapan, sejak awal sampai pertengahan 2017, total kekayaan global naik mencapai 6,4%, atau US$16,7 triliun menjadi US$280 triliun, kenaikan tercepat sejak 2012. Angka ini mencerminkan keuntungan yang besar di dalam pasar ekuitas, sejalan dengan peningkatan serupa dalam aset non-finansial, yang untuk pertama kalinya pada tahun ini bergerak di atas level sebelum krisis tahun 2007.

Pertumbuhan kekayaan juga melebihi pertumbuhan populasi, sehingga kekayaan rata-rata per orang dewasa tumbuh sebesar 4,9% dan mencapai rekor tertinggi baru sebesar US$56.540 per orang dewasa.

Kepala Credit Suisse Research Institute dan Kepala Dewan Direksi Credit Suisse Group, Urs Rohner meerangkan, sepuluh tahun sejak awal krisis keuangan global, pihaknya melihat adanya peningkatan signifikan dalam kekayaan di semua wilayah di dunia.

Di negara asal kami, Swiss, kekayaan per orang dewasa telah meningkat lebih dari 40% selama periode ini dan terus memuncaki peringkat global. Dalam laporan Global Wealth Report Credit Suisse Research Institute tahun ini, kami mengeksplorasi prospek kekayaan generasi milenial, yang muncul di masa yang lebih menantang dari generasi sebelumnya, katanya.