Credit Suisse Alami Kerugian US$283,6 Juta

foto: istimewa

Pasardana.id - Credit Suisse pada Rabu (27/4/2022) melaporkan kerugian sebesar US$283,6 juta, atau sekitar Rp4,08 triliun, pada kuartal pertama 2022. Bank yang berpusat di Zurich, Swiss tersebut juga mengumumkan terjadinya perubahan di manajemen.

“Kuartal pertama 2022 ditandai dengan kondisi pasar yang volatil dan keengganan klien untuk mengambil risiko. Kondisi-kondisi ini, dibarengi dengan keadaan yang kurang baik di 2021, mempengaruhi perolehan laba,” jelas CEO Credit Suisse Thomas Gottstein, seperti dikutip Reuters.

Kerugian yang dialami melampaui kerugian Credit Suisse pada kuartal pertama 2021 yang mencapai US$261 juta. Credit Suisse telah mengalami kerugian dalam empat kuartal dari enam kuartal terakhir.

David Mathers yang sebelumnya menjabat sebagai CFO akan meninggalkan Credit Suiss setelah penggantinya ditunjuk. Romeo Cerutti yang sebelumnya merupakan Group General Counsel akan pensiun dan akan digantikan mantan General Counsel UBS Markus Diethelm.

Edwin Low ditunjuk sebagai kepala bisnis untuk wilayah Asia Pasifik menggantikan Helman Sitohang.