Targetkan 40 Juta Penumpang, Saham Garuda Indonesia Direkomendasi Beli

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) direkomendasikan 'beli' oleh tim analis Samuel Sekuritas, Jakarta. Perusahaan sekuritas itu beralasan, emiten jasa pengangkutan udara itu menargetkan dapat mengangkut sebanyak 40 juta penumpang pada tahun ini.

Jumlah tersebut, meningkat sekitar 11% dibandingkan jumlah penumpang perseroan sebanyak 37 juta orang pada 2015. Dari target 40 juta penumpang tersebut, menurut Samuel Sekuritas, Garuda Indonesia mengangkut 27 juta orang dan Citilink 13 juta.

Untuk mengangkut penumpang sebanyak itu, GIAA berencana menambah armada pesawat sebanyak 23, terdiri dari Garuda wide body 6 unit, ATR 9 unit dan 8 Boeing 320 untuk Citilink.

Untuk Wide body, GIAA rencananya akan mendatangkan 5 Airbus 330 dan 1 B777. Tahun lalu, perseroan menambah jumlah armada pesawat sebanyak 18 unit.

Dalam rangka ekspansi tersebut, jelas Samuel Sekuritas, GIAA menganggarkan belanja modal (capex) sebesar US$160 juta tahun ini. Manajemen mengatakan sebagian besar capex akan dianggarkan dari pendanaan eksternal dan sisanya dari internal.

Namun, GIAA belum memutuskan alternatif pendanaan apa yang akan dipilih untuk mendanai capex. Perseroan masih melihat perkembangan pasar untuk memutuskan pendanaan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pada periode 2 Januari hingga 30 Desember 2015, harga GIAA turun 51,33% menjadi Rp309 per saham dari Rp635 per saham. Pada perdagangan sesi kedua di BEI, Jumat (8/1), harga GIAA tercatat Rp317 per saham, tidak berubah dibanding harga penutupan sehari sebelumnya, sebesar Rp317 per unit.