Kinerja 2016 Bakal Tumbuh, Saham Garuda Indonesia Direkomendasi Beli

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Tim analis Daewoo Securities Indonesia merekomendasikan 'beli' saham Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dengan target harga Rp510 per saham. Target tersebut, lebih tinggi 19,72% dibanding harga penutupan GIAA, Selasa (1/3), sebesar Rp426 per saham. Rekomendasi dan target harga GIAA didukung antara lain oleh fundamental yang solid.

Tahun ini, analis Daewoo Securities Indonesia memperkirakan pendapatan GIAA sebesar US$4,15 miliar, sekitar 9,2% di atas US$3,8 miliar pada 2015. Adapun laba GIAA diprediksi tumbuh 33% menjadi US$102 juta pada 2016, dari US$76,5 juta pada 2015.

"Pendapatan GIAA yang diperkirakan tumbuh itu karena didukung oleh kemungkinan penambahan 23 unit pesawat baru dan peningkatan frekuensi penerbangan tahun ini," tulis analis Daewoo Securities Indonesia dalam riset yang diumumkan, Kamis (3/3).

Sepanjang tahun 2015, menurut analis Daewoo Securities, GIAA mencatat kinerja keuangan solid. Perusahaan jasa transportasi udara tersebut berhasil membukukan laba sebesar US$76 juta pada 2015.

Pencapaian laba ini didukung keberhasilan manajemen menekan beban usaha hingga turun 13% menjadi US$3,732 miliar. Selain itu, beban keuangan GIAA juga tutun sebesar 6,5% menjadi US$68,58 juta. Sementara pendapatan GIAA pada 2015 mencapai US$3,8 miliar, turun 3% dari US$3,9 miliar pada 2014.

Sepanjang perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2015, harga saham GIAA turun 45,3%, dari Rp565 pada 2 Januari 2015 menjadi Rp309 per saham pada 30 Desember 2015.

Hingga pukul 14.25 WIB, Kamis (3/3), harga saham GIAA naik Rp72 (0,47%) menjadi Rp424 dari harga penutupan Rabu (2/3) sebesar Rp422 per unit.