ANALIS MARKET (19/8/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (18/8), IHSG ditutup menguat 53,11 poin (+0,74%) ke level 7.186,56.

IHSG berhasil melanjutkan penguatan didorong sentimen positif dari RAPBN 2023, dimana ekspektasi ekonomi Indonesia dapat tumbuh 5,3% tahun depan.

Di saat yang sama, pelaku pasar masih mencermati perkembangan inflasi dan tren kenaikan suku bunga global.

Kemarin, rilis data Survei Permintaan & Penawaran Pembiayaan Perbankan Indonesia (Juli-22) mencatat Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan pembiayaan baru korporasi sebesar 20,5%, lebih tinggi dari SBT 16,4% (Juni-2022).

Sedangkan, SBT penyaluran kredit baru sebesar 54,6%, lebih rendah dari SBT 86,7% (Juni-2022).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam ditutup menguat seiring pelaku pasar terus mencermati rilis kinerja emiten pada Q2-2022 sembari menimbang komentar hawkish dari beberapa pembuat kebijakan The Fed.

Presiden Fed, Louis James Bullard menggemakan niat The Fed untuk mengetatkan kebijakan moneter, condong kearah kenaikan 75 bps pada September 2022. Presiden Fed San Francisco, Mary Daly menyoroti perlunya mendorong suku bunga ke wilayah terbatas untuk menurunkan inflasi ke target 2%.

DJIA (+0,06%), S&P 500 (+0,23%), dan Nasdaq (+0,21%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (Q2-2022),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (19/8/2022).