ANALIS MARKET (22/8/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (19/8), IHSG ditutup melemah 14,12 poin (-0,20%) ke level 7.172. IHSG ditutup melemah seiring terjadinya aksi profit taking pelaku pasar pasca kenaikan dua hari beruntun.

Di sisi lain, dari dalam negeri terdapat rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (Q2-2022) tercatat surplus US$2,4 miliar yang menopang terjaganya ketahanan eksternal, setelah mengalami defisit US$1,8 miliar (Q1-2022).

Sebagai catatan, sepekan terakhir, IHSG berhasil menguat 0,61% dengan net foreign buy sebesar Rp3 triliun.

Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu (19/8) ditutup melemah seiring meningkatnya kecemasan pelaku pasar terkait inflasi dan respons bank sentral AS Federal Reserve untuk menekan inflasi.

Tekanan pada Wall Street salah satunya dipicu saham-saham besar teknologi yang berguguran.

Di sisi lain, mata uang AS dolar menguat pada Jumat, bahkan ketika imbal hasil treasury naik.

DJIA (-0,86%), S&P 500 (-1,29%), dan Nasdaq (-2,01%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Pelaku pasar hari ini terus mencermati Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung 22-23 Agustus 2022,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (22/8/2022).