ANALIS MARKET (11/8/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/8), IHSG ditutup melemah 16,64 poin (-0,23%) ke level 7.086,24.

IHSG melemah seiring aksi profit taking pelaku pasar pasca menguat tujuh hari berturut-turut.

Dari eksternal, rilis data inflasi China (Juli 2022) tercatat sebesar 2,7%, naik dari inflasi 2,5% (Juni 2022).

Di saat yang sama, pelaku pasar masih mencermati rilis data Inflasi AS (Juli-22). Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam ditutup menguat, seiring rilis data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan, yang meningkatkan ekspektasi The Fed mungkin akan memperlambat laju pengetatan kebijakan moneternya.

Tingkat inflasi tahunan AS melambat menjadi 8,5% (Juli-22) dari level tertinggi dalam 40 tahun yakni sebesar 9,1% (Juni-22), ditengah penurunan harga bensin yang signifikan.

Tanda-tanda bahwa inflasi dapat mencapai puncaknya mengikuti laporan ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan pekan lalu, meredakan kekhawatiran tentang resesi yang akan segera terjadi di AS.

DJIA (+1,63%), S&P 500 (+2,13%), dan Nasdaq (+2,89%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (11/8/2022).