ANALIS MARKET (12/5/2022) : IHSG Diperkirakan Masih Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (11/5), IHSG ditutup melemah 3,59 poin (-0,05%) ke level 6.816,20.

IHSG melanjutkan pelemahan seiring aksi jual investor asing yang terus berlanjut. Dari sisi katalis ekternal, investor masih terus mencermati perkembangan inflasi AS sebagai petunjuk langkah kebijakan moneter The Fed kedepannya.

Di saat yang sama, tensi geopolitik global masih tetap tinggi.

Dari dalam negeri, Survei Konsumen Bank Indonesia mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi meningkat yang tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,1 (Apr-22), meningkat dari 111,0 pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (11/5), ditutup melemah setelah pembacaan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat pandangan bahwa The Fed mungkin terpaksa menaikkan suku bunga lebih cepat membawa ekonomi ke dalam resesi.

Tingkat inflasi tahunan AS menjadi 8,3% (Apr-22), diatas konsensus yang sebesar 8,1%, sementara CPI in- naik 6,2% dibandingkan konsensus yang sebesar 6%.

Dari sisi perusahaan, Coinbase merosot lebih dari 26% setelah pertukaran cryptocurrency terbesar AS melaporkan kerugian triwulanan dan penurunan 19% pada penggunaan bulanan.

Toyota juga merosot lebih dari 4% setelah pembuat mobil memperkirakan laba bersih turun 21% tahun 2022 karena biaya bahan dan logistik yang lebih tinggi. DJIA (-1,02%), S&P 500 (-1,65%), dan Nasdaq (-3,18%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung tertekan. Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Mar-22),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (12/5/2022).