ANALIS MARKET (17/5/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (13/5), IHSG ditutup melemah 1,85 poin (-0,03%) ke level 6.597,99.

IHSG melanjutkan pelemahan seiring aksi jual investor asing yang terus berlanjut. Di saat yang sama, Jerome Powell menyatakan bahwa ada kemungkinan resesi, seiring dilakukannya kontrol terhadap inflasi, serta data yang kurang positif di Eropa, dimana pertumbuhan ekonomi di UK terkontraksi -0,1% (Mar-22).

Di sisi lain, pada akhir pekan lalu, BI merilis data cadangan devisa Indonesia (Apr-22) turun US$3,4 miliar menjadi US$135,7 miliar, sebelumnya US$139,1 miliar (Mar-22).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (16/5), ditutup melemah seiring prospek pengetatan The Fed, perang di Ukraina, dan penguncian di China membebani suasana hati investor.

Saham teknologi memimpin aksi jual dengan perusahaan cloud, Tesla, dan Zoom paling banyak mengalami koreksi.

DJIA (+0,08%), S&P 500 (-0,39%), dan Nasdaq (-1,20%).

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Investor hari ini akan mencermati rilis data Neraca Perdagangan Indonesia (Apr-22),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (17/5/2022).