ANALIS MARKET (15/9/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (14/9/2021), IHSG ditutup menguat 40,94 poin (+0,67%) ke level 6.129,10.

IHSG menguat seiring tren penurunan kasus harian covid-19 di Indonesia. Konfirmasi kasus positif corona sudah turun 93% dibandingkan posisi puncak pada pertengahan Juli 2021. Khusus di Jawa-Bali, penurunannya mencapai 96%.

Di saat yang sama, nilai tukar rupiah menguat tipis 0,02% terhadap dollar AS menjadi Rp14.257 (JISDOR).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (14/9) ditutup melemah seiring kekhawatiran penyebaran kasus covid-19 varian delta di AS.

Di sisi lain, terdapat perlambatan inflasi AS menjadi 0,3% (Augst), terendah selama 7 bulan terakhir.

Di bidang politik, Partai Demokrat mengusulkan kenaikan tarif pajak perusahaan menjadi 26,5% dari 21%, pajak tambahan 3 persen poin untuk orang yang menghasilkan lebih dari $5 juta, dan peningkatan pajak capital gain.

Sementara itu, saham Apple turun hampir 1% setelah perusahaan meluncurkan iPhone 13 barunya.

DJIA (-0,84%), S&P 500 (-0,57%), dan Nasdaq (-0,45%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Neraca Perdagangan Indonesia (Augst),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (15/9/2021).