ANALIS MARKET (21/9/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebtukan, pada perdagangan kemarin (20/9/2021), IHSG ditutup melemah 56,93 poin (-0,93%) ke level 6.076,32.

IHSG melemah disebabkan kekhawatiran pelaku pasar seiring melonjaknya kasus virus Covid-19 di AS akibat penyebaran varian delta yang menekan prospek pemulihan ekonomi, yang bakal mempengaruhi arah kebijakan bank sentral AS (The Fed) terkait likuiditas.

Di saat yang sama, amruknya raksasa properti China Evergrande Group yang nyaris gagal bayar (default) ikut menekan bursa.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah seiring kekhawatiran dampak dari Evergrande Group yang nyaris default.

Disaat yang sama, pelaku pasar cenderung wait & see menantikan hasil rapat The Fed terkait kebijakan moneternya dan diduga akan menyinggung jadwal tapering .

DJIA (-1,78%), S&P 500 (-1,70%), dan Nasdaq (-2,19%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Pelaku pasar hari ini akan mencermati hasil RDG Bank Indonesia (BI) terkait kebijakan suku bunga,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (21/9/2021).