ANALIS MARKET (05/7/2021) : Sentimen Eksternal Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, Indeks saham di Amerika Serikat bergerak menguat pada perdagangan hari Jumat (2/7).

Indeks Dow Jones ditutup naik 0.44%, S&P 500 ditutup menguat 0.75% sedangkan NASDAQ menguat 0.81%.

Hal berbeda terjadi di Eropa yang pergerakan indeksnya bervariasi. Indeks acuan Euro Stoxx tercatat naik 0.26% sedangkan FTSE turun 0.03%.

Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0.28% pada perdagangan Jumat (5/7).

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.532,0.

Dari komoditas, minyak WTI melemah 0,25% ke level 74,97 begitupun Brent yang turun sebesar 0.18% menuju level 75,92.

Sementara itu, Nikkei diperdagangan Senin (05/7) pagi ini, dibuka melemah 0.51% sedangkan indeks KOSPI dibuka menguat 0.41%. Di sisi lain, indeks futures US Dow Jones, S&P, dan Nasdaq kompak melemah masing-masing sebesar 0,21%, 0,16%, dan 0,01%.

Lebih lanjut, analis SAM juga menyoroti beberapa sentiment yang layak dicermati para pelaku pasar, antara lain; 

1.Presiden China Xi Jinping, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron diperkirakan akan mengadakan pertemuan secara daring/virtual minggu ini. Agendanya belum diketahui. Pembicaraan akan dibedah dengan cermat melihat hubungan UE dan China yang dulu bersahabat menjadi tegang karena kesepakatan perdagangan yang macet dan sanksi hak asasi manusia. Macron dikatakan tertarik untuk mempromosikan kepentingan Airbus dan menekan Xi untuk melonggarkan pembatasan perjalanan China pada warga negara Uni Eropa, terutama pebisnis. 

2.Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjelaskan, realisasi komitmen investasi para penerima fasilitas tax holiday yang sampai kini masih rendah disebabkan investor membutuhkan waktu hingga beberapa tahun untuk menyelesaikan tahapan dan proses dalam merealisasikan rencana investasinya. Apalagi, investor baru dinilai telah berhasil merealisasikan komitmen investasinya ketika sudah memasuki tahapan produksi komersial. Sejak 2018 hingga saat ini, realisasi komitmen investasi para investor penerima fasilitas tax holiday baru mencapai Rp 25,13 triliun atau 1,97% dari total rencana investasi sejak 2018 hingga 2021 yang mencapai Rp 1.278,4 triliun. Hal ini mengacu pada pemberian tax holiday berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK/010/2020 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Senin (05/7/2021). 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.