ANALIS MARKET (30/11/2021) : IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (29/11), IHSG melaju kencang ditengah pelemahan bursa regional. IHSG ditutup di level 6608,29 atau menguat 0,71%, meski sempat terkoreksi pada awal perdagangan sesi 1 hingga minus lebih dari 1% akibat kekhawatiran pasar dari varian baru virus corona (Covid-19), sebab varian yang baru alias omicron ini lebih menular daripada varian delta. Sentimen positif berasal dari harga minyak yang mulai stabil, serta data ekonomi mengenai ekspor dan impor yang dirilis oleh Singapura mulai membaik. Sektor industri yang mendorong penguatan IHSG yaitu: sektor infrastruktur (+1,59%), transportasi dan logistik (+1,20%), serta keuangan dan perbankan (+1,19%). Investor asing membukukan penjualan bersih pada pasar reguler sebesar Rp 1,03 triliun, dengan saham yang paling banyak dikoleksi adalah: TLKM, ITMG, ARTO.

Dari bursa AS, penguatan yang terjadi diperdagangan semalam (29/11), disebabkan karena penurunan tingkat imbal hasil (yield) dari treasury bond AS. Di samping itu, investor berharap dengan adanya varian baru omicron tidak akan terjadi lockdown di AS, sebagaimana dijaminkan oleh Presiden Joe Biden.

Adapun diperdagangan Selasa (30/11) pagi hari ini, bursa regional Asia sudah dibuka dengan kondisi yang kuat, terutama dari Jepang indeks Nikkei dibuka menguat -1.16%, dan dari Korea Selatan indeks Kospi dibuka menguat +0.79%. penguatan utama di bursa Asia pada pagi hari menyusul ditutupnya menguat bursa global pada perdagangan kemarin khususnya di AS dan Eropa.

Dari Indonesia, IHSG pada hari ini diperkirakan akan menguat, para investor menunggu data ekonomi PMI, serta inflasi yang akan diumumkan pada esok hari.

“IHSG hari ini akan bergerak pada rentang 6550 – 6690,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (30/11/2021).