Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Selasa (13/10/2020). Angka indeks hanya bergerak turun 0,58 poin menjadi 2.403,15.

Volume perdagangan moderat mencapai 715 juta saham senilai 10 triliun won atau sekitar US$8,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 504 berbanding 322.

Angka indeks mengakhiri reli yang berlangsung delapan sesi beruntun sebelumnya dipicu kekhawatiran penyebaran virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan. Jumlah kasus baru COVID-19 di Negeri Ginseng mencapai 102 kasus dalam 24 jam terakhir.

“Para investor melego saham setelah jumlah kasus baru COVID-19 melampaui 100,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 172 miliar won dan 33 miliar won, sedangkan investor asing meraup saham senilai 209 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,83 persen dan 3,16 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics menguat 0,56 persen, saham Celltrion sebalinyak merosot 1,1 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing meningkat 1,03 persen dan 0,13 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 4,17 persen, saham perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI sebaliknya melonjak 1,25 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,56 persen. Saham perusahaan baja POSCO melorot 0,97 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.147,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,12 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 63,70 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 6.195,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Vietnam, Filipina, dan Malaysia melemah. Bursa Thailand tutup hari ini sehubungan berlangsungnya peringatan mangkatnya Raja Bhumibol.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan penguatan tipis hanya 1,28 poin menjadi 3.359,75. Badai Nangka yang bergerak mendekat membuat Bursa Efek Hong Kong tutup hari ini.