Indeks Kospi Turun 0,83 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 19,68 poin, atau sekitar 0,83 persen, pada Jumat (16/10/2020), menjadi 2.341,53. Volume perdagangan moderat mencapai 908 juta saham senilai 11 triliun won atau sekitar US$9,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 622 berbanding 240.

Indeks Kospi turun dipicu peningkatan kasus virus Corona (COVID-19) secara masif di Eropa.

Dalam upaya menghambat penyebaran COVID-19, pembatasan sosial yang ketat dilakukan di London, Inggris. Di Perancis diberlakukan jam malam di beberapa kota besar.

“Melonjaknya kasus baru COVID-19 di Eropa mempengaruh sentimen pasar. Kondisi perekonomian global yang memburuk tentunya juga akan berdampak terhadap Korea Selatan,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 173 miliar won dan 202 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 489,8 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,83 persen dan 2,07 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics terjun 2,41 persen, saham perusahaan kimia LG Chem sebaliknya naik 0,47 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 2,27 persen. Saham perusahaan portal internet Naver meningkat 0,34 persen.

Saham Big Hit Entertainment, agensi yang menangani artis K-Pop BTS, terjun bebas 22,29 persen pada hari kedua diperdagangkan di Bursa Korea.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 4,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.147,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,22 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 33,50 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 6.176,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 4,18 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 3.336,36. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 228,25 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 24.386,79.