Indeks Kospi Turun 0,84 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 16,17 poin, atau sekitar 0,84 persen, pada Senin (20/4/2020), menjadi 1.898,36. Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 11,7 triliun won atau sekitar US$9,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 515 berbanding 337.

Angka indeks turun setelah para investor memperkirakan para emiten akan melaporkan penurunan perolehan laba pada kuartal pertama tahun ini.

“Penyebaran virus Corona (COVID-19) melambat, namun tetap tak menghindarkan perusahaan emiten dari penurunan perolehan laba kuartalan. Kondisi ini membuat indeks Kospi melemah,” jelas Ha In-Hwan, analis Meritz Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing total menjual saham senilai 984,9 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 958,1 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix sama-sama anjlok 2,5 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor terjun 2,9 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan utiltias Korea Electric Power melambung 3,6 persen. Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom melonjak 2,3 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,60 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.220,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif pada Senin, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,23 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 134,50 poin, atau sekitar 2,45 persen, menjadi 5.353. Di Asia Tenggara, indeks utama Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 14,06 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 2.852,55. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 49,98 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 24.330,02.