Indeks Kospi Merosot 1 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 18,98 poin, atau sekitar 1 persen, pada Selasa (21/4/2020), menjadi 1.879,38. Volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham senilai 13,7 triliun won atau sekitar US$11,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 742 berbanding 127.

Indeks Kospi mulai melemah di awal perdagangan mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang terpengaruh anjloknya harga minyak Amerika Serikat. Angka indeks kemudian anjlok sampai 3 persen setelah CNN melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un harus menjalani operasi.

Indeks Kospi kemudian menguat ke angka penutupan setelah pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa kondisi kesehatan Kim membaik setelah operasi.

“Sentimen pasar terpengaruh anjloknya harga minyak AS. Pelemahan tidak hanya berlangsung di Bursa Korea, namun juga di seluruh Asia,” kata Lee Won, analis Bookook Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing menjual saham senilai 198 miliar won dan 528 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 708 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,7 persen dan 0,85 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor terjun 4,2 persen, sedangkan saham Kia Motors dan Hyundai Mobis masing-masing anjlok 1,7 persen dan 1,67 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melonjak 2,3 persen. Saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom melambung 2,95 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 9,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.229,7 won per dolar AS.

Bursa saham Asia diliputi sentiment negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 2,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 131,70 poin, atau sekitar 2,46 persen, menjadi 5.221,30. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 25,54 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 2.827,01. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 536,47 poin, atau sekitar 2,20 persen, menjadi 23.793,55.