Indeks Kospi Turun 0,81 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 19,27 poin, atau sekitar 0,81 persen, pada Kamis (15/10/2020), menjadi 2.361,21. Volume perdagangan moderat mencapai 1,1 miliar saham senilai 12,8 triliun won atau sekitar US$11,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 583 berbanding 279.

Indeks Kospi melemah untuk sesi ketiga beruntun seiring meningkatnya penyebaran virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan, terutama di Kota Busan, dan memudarnya harapan peluncuran paket stimulus oleh pemerintah Amerika Serikat.

“Memudarnya harapan paket stimulus dan meningkatnya jumlah kasus baru COVID-19 menimbulkan sentimen negatif,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 21 miliar won dan 117 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 332 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics anjlok 1,48 persen, saham SK Hynix sebaliknya meningkat 0,69 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 0,42 persen dan 2,67 persen.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing terjun 2,01 persen dan 1,76 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melonjak 1,43 persen, sedangkan saham manufaktur baterai lithium Samsung SDI tergelincir 2,17 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 1,12 persen. Saham perusahaan baja POSCO melambung 2,24 persen.

Saham Big Hit Entertainment yang merupakan agen artis K-Pop BTS terjun 4,44 persen pada hari pertama melantai di Bursa Korea usai meroket 30 persen di awal perdagangan.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.143,2 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 31,10 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 6.210,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Thailand, dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Vietnam dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 8,60 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 3.332,18. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 508,55 poin, atau sekitar 2,06 persen, menjadi 24.158,54.